Select Page

Layang-layang langit..

ya, kaupun membantuku..

menerbangkan layang ku, dengan anginmu..

tak terlihat,

tapi pasti ada diantara cahaya oranye matahari sore

.

layangku pun berkata

‘aku tidak merasa kurang. aku ada dan cukup. meski hanya selembar kertas dan disangga oleh dua bilah bambu, serta diikat oleh benang, itu sudah cukup. karena jika ku mengharapkan sebongkah emas menempel pada tubuhku, pasti aku tak akan bisa terbang bebas di langit jingga mu. juga, aku tak pernah berharap seutas tali baja yang kuat akan menjadi penjagaku di atas sana. karena tali baja itu terlalu berat. mereka akan menghalangiku tuk bisa bermain dengan anginku dan melihat indahjingga langitmu. cukup aku dan apa adaku. selembar kertas, seutas tali yang tidak tipis dan juga tidak tebal, dan dua bilah bambu. cukup itu, dan biarkan aku terbang tinggi. biarkan kusapa layang lain yang sedang bermain diatas sana. berpelukan dengan angin, ditemani jingga┬á dan diselimuti biru langit..”

.

.

layangku,

kulihat kau melalui kaca spionku

dan dibelakangmu, juga kulihat sebuah bola besar oranye yang pasti kan setia menemanimu

terbang menantang langit

dan tetap terjaga oleh seutas tali yang akan selalu kuulurkan setinggi yang kau mau

badanmu pasti akan kuat

sudah kusiapkan dua bilah bambu terbaik yang ku tanam dan ku besarkan sendiri agar menjadi bambu terkuat yang kan menahan dan menjaga bentuk tubuhmu. tak mudah patah, juga tak mudah bengkok

.

angin..

ikutlah bersama layangku

terbangkanlah layangku

temanilah dia slalu

dengan wujudmu yang tak terlihat

nuamun ku tau kau pasti kan slalu ada.

jangan takut akan dingin

karena cahaya jingga itu akan slalu menghangatkan kalian diatas sana

.

layangku

tetaplah terbang tinggi dengan kesederhanaanmu,

di antara bumi dan langit luas

sky of art

june, 21st 2K9

5.36PM