Home > bukan puisi > pelayaran perahu kertas

pelayaran perahu kertas

November 10th, 2009 uga Leave a comment Go to comments

bukan bayang-bayang yang ia tuju

melewati arus air yang kadang deras dan beriak,atau melewatti air comberan hitam nan bau,

tetap saja ia tak akan pernah rela untuk menjadi sekedar bayang-bayang  dari angin

dia mengejar mimpi

yang ada dan nyata

juga selalu ada dalam nyawanya

.

menjadi matahari,yang tak punya memori akan emosi atau dendam,tapi dia akan senantiasa memandikan bumi dengan sinar hangatnya.

menjadi langit biru yang memberikan kelapangan pada siapapun yang melihatnya,

menjadi biru air laut yang mamainkan suara ombak tanpa pernah henti meski banyak dikotori.

.

menjadi ruang yang seluas-luasnya akan angin yang selalu bergerak

separuh yang belum ada

lebih mendigdayakan perasaan halus itu.

bersama menerbangkan sekedar pesawat kertas,

agar tetap terbang di langit biru,ditemani suara ombak,menuju Satu Yang Menjadi Sumber Energi.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Live
  • PDF
  • RSS
  • Twitter
  • LinkedIn
  • MySpace
  • StumbleUpon
  • Tumblr
  • Yahoo! Bookmarks

Related posts:

  1. untuk sebuah kebaikan yang abadi
  2. layang-layangku
  3. aroma sendiri
  4. kawah kata
  5. senyum
Categories: bukan puisi Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes