cinta sebatas doa?

suatu malam tangisan itu keluar dan sangat menjadi terbayangkan olehnya, penolakan dari orang-orang yang dicintainya kata-kata penuh emosi negatif yang ia terima meski dia berusaha untuk membagi energi positif bertahan dalam diam, dia hanya bisa menyabarkan hatinya mencari lautan lepas untuk bisa menghapus segala kenangan menelusuri jalan ramai untuk membawa kembali sebuah solusi terang atau malah, seperti malam itu, tak tertahan lagi semua air mata keluar karena dia begitu mencintai mereka mereka yang begitu amat polos dan tak berdosa mereka yang seharusnya menjadi contoh bagi generasi masa depan dia tak perduli walau telah terbayangkan betapa tak mudah bagi dirinya untuk menjadi dirinya sendiri. berpikir, berdoa, dan terus berharap cintanya akan terbaca dalam perbuatan dan teraba dalam kata, bukan sekedar doa.
share and enjoy.

Leave a comment


Subscribe Scroll to Top
Get Adobe Flash player