apakah saya harus peduli?
mereka?
tidak ajaib
tidak rumit
dan tidak sulit
semua hanya sekedar keinginan untuk selalu dipuji dan disenangi.
basa-basi?
sangat.
apakah saya harus peduli?
sementara akan ada pertanggungjawaban diri di akhirat nanti
mengikuti basa-basi hingga mati?
atau mengikuti kata hati dan kadang harus menyusahkan diri sendiri?
ah,
mereka hanya ingin uang.
sementara diri ini ingin berbakti kepada Tuhan, mencintai Rasul dengan sepenuh hati
walau diri masih terseok kesusahan untuk merangkak menuju langit.
jadi siapa peduli?
biarkan mereka makan dengan puasnya semua kata-kata pujian yang mereka terima
bla bla bla, glek.
dan mereka pun kenyang, hingga segendut gajah.
silahkan,
saya tidak peduli.
topeng yang berbicara
ada saat-saat terlemah untuk seseorang
entah orang itu akan terkapar tak berdaya di tempat tidur, atau menangis sejadi-jadinya di hadapan Allah
maka disaat itu, akan ada banyak doa yang diucapkan dalam hati. tak bersuara, namun Allah pasti akan dengar
…..
topeng keemasan itu memang indah
menutupi muka buruk
menutupi gigi kuning
menghalangi terlihatnya komedo menghitam di hidungmu
orang-orang senang melihat topeng keemasan itu
memandang kagum topeng bercahaya yg dikenakan
hingga mereka melihat wajah yang sesungguhya
……
siapa?
mereka itu keluarga
siapapun yang ada disana
kamu siapa?
entah siapa kamu, tapi kamu tak akan aku anggap keluarga.
……
ah, rajin benar menulis ini semua.
saya percaya Allah ada dan akan berbicara. bagaimanapun caranya.
Tuh, ada.
Tuh, ada yang akan sesuai dengan nafsumu. Sesuai dengan yang kau inginkan, sama dengan apa mau mu. Sama. Banget.
Tapi sebelum mengambil keputusan untuk mengambilnya, coba deh tanya dl ke Yang Maha Mengetahui dan yang paling tau tentang dirimu. Coba tanya, itu yang terbaik, atau ternyata itu cuma salah satu upaya setan untuk mengajakmu bertemu dengan dia di neraka?
cinta sebatas doa?
suatu malam
tangisan itu keluar dan sangat menjadi
terbayangkan olehnya, penolakan dari orang-orang yang dicintainya
kata-kata penuh emosi negatif yang ia terima
meski dia berusaha untuk membagi energi positif
bertahan dalam diam, dia hanya bisa menyabarkan hatinya
mencari lautan lepas untuk bisa menghapus segala kenangan
menelusuri jalan ramai untuk membawa kembali sebuah solusi terang
atau malah, seperti malam itu, tak tertahan lagi semua air mata keluar
karena dia begitu mencintai mereka
mereka yang begitu amat polos dan tak berdosa
mereka yang seharusnya menjadi contoh bagi generasi masa depan
dia tak perduli walau telah terbayangkan betapa tak mudah bagi dirinya untuk menjadi dirinya sendiri.
berpikir, berdoa, dan terus berharap
cintanya akan terbaca dalam perbuatan dan teraba dalam kata, bukan sekedar doa.
dia #8
kita akan bisa terbang bersama
dalam satu pesawat, bersama semua orang yang akan kita ajak
menuju satu tujuan, agar kita semua dapat berkumpul kembali bersama orang yang telah pergi lebih dahulu
ke surga tujuan kita
no skip
it’s just another of life
yes, you’re growing old
you’ve met lot of people
you’ve tralvelled a long journey
and the most important, you’re travelling to your own death
what have you done beside sight seeing along your journey?
